Farmakodinamika Obat
Farmakodinamik merupakan subdisiplin ilmu farmakologi yang mempelajari efek biokimiawi, fisiologi obat, dan mekanisme kerjanya dengan tujuan meneliti efek utama obat, mengetahui interaksi obat dengan sel, dan mengetahui respon yang terjadi. Farmakologi captopril adalah sebagai inhibitor kompetitif dari angiotensin-converting enzyme, yang berfungsi mengubah angiotensin 1 menjadi angiotensin 2. Captopril akan menekan renin-angiotensin-aldosterone system.
Pada video dijelaskan bahwa farmakodinamik obat merupakan suatu subdisiplin ilmu farmakologi yang mempelajari efek biokimiawi dan fisiologi obat dan juga mekanisme kerjanya. Yang bertujuan untuk meneliti efek utama dari suatu obat kemudian mengetahui interaksi obat dengan sel dan untuk mengetahui respon yang terjadi. Singkatnya farmakodinamik obat ini yaitu tentang bagaimana suatu obat dapat mempengaruhi suatu organisme. Pada video dijelaskan tentang farmakodinamik obat kaptopril, yang merupakan obat antihipertensi yang termasuk golongan ace inhibitor karena obat ini dapat mencegah antara angiotensin 1 ke angiotensin 2 sehingga obat kaptopril tergolong sebagai angiotensin converting enzim atau inhibitor. Obat kaptopril yang dikonsumsi dan setelah masuk kedalam tubuh ia akan menghambat enzim angiotensin ketika tekanan darah menurun dan organ yg merespon terjadinya obat ini yaitu ginjal dan mengekskresikan renin inhibitor yang kemudian diubah menjadi angiotensin 1 kemudian diubah lagi menjadi angiotensin converting enzim yang menyebabkan tekanan darah naik kembali. Kemudian dijelaskan juga bahwa Inhibisi oleh ace akan menyebabkan angiotensin 2 plasma menurun sehingga terjadi juga vasodilatasi dan penurunan sekresi aldosteron yang mana apabila seorang pasien hipertensi diberikan obat kaptopril akan menyebabkan terjadinya penurunan resistensi arteri perifer yang kemudian obat ini akan mem blok fase pada enzim ace yang akan merubah angiotensin 1 menjadi angiotensin 2.
BalasHapusNah pada tujuan dari farmakodinamik tadi disebutkan bahwa salah satu tujuannya yaitu untuk mengetahui interaksi obat dengan sel, yang menjadi pertanyaan saya bagaimana caranya agak tidak terjadi interaksi obat ini dengan sel?
Lalu mengapa pada penggunaan obat yang lama dapat menyebabkan terjadinya komplikasi?
BalasHapusDan komplikasi penyakit apa yang mungkin terjadi apabila mengkonsumsi obat tersebut secara terus-menerus?
BalasHapus